Semarang – Dalam rangka memperingati Dies Natalis UNDIP yg ke-61, UKM Rebana Diponegoro University mengadakan “Festival Rebana Diponegoro Nasional 2018” Sabtu (20/10) di gedung Prof. Soedharto Undip Tembalang, Semarang. Festival Rebana ini ditujukan bagi para siswa tingkat SMA sederajat di seluruh Indonesia. Dalam acara tersebut hadir Rektor Undip Prof. Yos johan Utama dan jajarannya, Uztadzah Agusti Dwi Ningtyas sebagai juri, dan 20 peserta festival rebana dari seluruh Indonesia.

Rektor Undip dalam sambutannya menyampaikan bahwa Undip menjadi benteng Pancasila dengan menjaga 4 pilar bangsa yang telah diperjuangkan oleh pendiri bangsa (founding father). Sesuai amanat Presiden yang dibacakan pada upacara peringatan hari lahir Pancasila 1 Juni bahwa sebagai ucapan syukur dengan mempererat rasa persatuan dan kebhinekaan dengan memupuk rasa peduli, bersatu, dan berprestasi.

Rektor Undip juga menyampaikan rasa terima kasih atas terselenggaranya festival rebana tersebut yang harapannya dapat selalu memupuk rasa cinta dan syukur akan kehadirat Allah SWT dan selalu menjunjung tinggi nabi besar Muhammad SAW sebab setiap ketukan rebana akan menenangkan dan menimbulkan nuansa yang damai.

Ketua Dies Natalies Undip ke- 61 Dr. Redyanto Noor, M. Hum dalam laporannya mengatakan bahwa festival rebana tersebut untuk pertama kalinya dalam lingkup nasional.

Lebih lanjut, Redyanto mengatakan bahwa festival rebana tersebut hendaknya menjadi tradisi setiap peringatan Dies Natalies Undip dengan harapan peserta dan peminat semakin banyak.

Redyanto menambahkan bahwa untuk putaran final rebana tersebut telah terseleksi 19 grup rebana yang nanti akan dieliminasi menjadi 10 grup di akhir sesi festival.